Ratusan Bantuan Menumpuk di Wagom Utara, Verifikasi Data Jadi Kendala Utama

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Ratusan paket bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Wagom Utara, Distrik Pariwari, hingga kini masih tersisa dan belum seluruhnya tersalurkan. Kondisi tersebut bukan disebabkan keterlambatan penyaluran, melainkan karena sejumlah nama penerima yang tercantum dalam daftar tidak ditemukan di wilayah Kelurahan Wagom Utara.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kelurahan Wagom Utara, Ramdan Woretma, saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu 10 Juni 2026. Menurutnya, pihak kelurahan telah berupaya menyalurkan bantuan sesuai daftar yang diterima dari pemerintah.

Baca Juga :  Olahraga, Tarik Tambang, dan Tebak Kata Warnai Kebersamaan Ketua Persit KCK Kasuari Bersama Anggota di Fakfak

Ramdan menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan di lapangan, terdapat sejumlah nama yang tidak diketahui keberadaannya maupun tidak berdomisili di wilayah Kelurahan Wagom Utara. Akibatnya, bantuan yang telah disiapkan untuk penerima tersebut belum dapat diserahkan.

Meski demikian, pihak kelurahan tetap berupaya agar seluruh bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan dan petunjuk teknis yang berlaku dalam pelaksanaan program bantuan pangan.

Baca Juga :  Sinergi Disbun Fakfak dan EcoNusa, Wujudkan Kebun Pala Produktif Berbasis Perhutanan Sosial

“Sesuai arahan dan petunjuk teknis yang ada saat ini, pihak kelurahan diperbolehkan mengalihkan bantuan kepada warga yang belum pernah menerima bantuan pangan. Kami memastikan seluruh bantuan akan tersalurkan dengan baik,” ujar Ramdan Woretma.

Ia mengatakan proses verifikasi dan pendataan penerima pengganti terus dilakukan agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang berhak. Dengan cara tersebut, bantuan pangan diharapkan tidak menumpuk terlalu lama dan dapat dimanfaatkan sesuai tujuan program.

Ramdan juga berharap ke depan proses pendataan penerima bantuan dapat dilakukan dengan lebih akurat. Menurutnya, keterlibatan pemerintah kelurahan dalam penyusunan data penerima sangat penting untuk meminimalkan terjadinya perbedaan data di lapangan.

Baca Juga :  Kapolres Cup VI Kaimana Gratiskan Penginapan dan Transportasi untuk Tim Tamu dari Fakfak dan Tual

Pihak Kelurahan Wagom Utara berharap dinas terkait dapat memperhatikan persoalan tersebut pada program bantuan berikutnya. Dengan data yang lebih valid dan melibatkan pemerintah kelurahan, penyaluran bantuan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan tanpa kendala berarti.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: