Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Budaya

Bupati Fakfak Apresiasi Festival Budaya Buton di Kampung Kayu Merah

badge-check


					Bupati Fakfak Apresiasi Festival Budaya Buton di Kampung Kayu Merah Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya Festival Budaya Buton yang digelar di Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (5/4/2025).

Festival ini dinilai sebagai wahana pemersatu masyarakat sekaligus sarana pelestarian adat dan budaya Buton di Fakfak.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun mengusulkan agar festival ini dijadikan agenda tahunan sebagai ikon budaya Kampung Kayu Merah.

“Saya mendukung penuh agar Festival Budaya Buton ini menjadi agenda tetap setiap tahun. Ini sejalan dengan visi pemerintah dalam melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Fakfak. Silakan diusulkan kembali tahun depan, kita selenggarakan bersama dan libatkan seluruh komunitas masyarakat,” tegas Bupati, disambut tepuk tangan meriah warga.

Festival tahun ini dirangkaikan dengan Prosesi Adat Pisombo, sebuah ritual sakral yang menandai peralihan seorang gadis remaja menuju kedewasaan.

Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian penting budaya Buton, tetapi juga mempererat hubungan antargenerasi dalam komunitas.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Wahidin Puarada (Mantan Bupati Fakfak 2000–2010), Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Sulaeman Uswanas, Kepala Distrik Fakfak Tengah, Sulaiman Temongmere, serta tokoh adat, pejabat daerah, dan masyarakat setempat.

Bupati Samaun tiba di lokasi pukul 10.15 WIT dan disambut dengan tarian Majangkara, seni bela diri khas Buton yang biasanya dipersembahkan untuk tamu kehormatan.

Suasana semakin semarak dengan iringan rebana dari pemuda setempat mengantar Bupati menuju Aula Kampung, tempat digelarnya acara inti.

Prosesi Pisombo berlangsung khidmat dengan pembacaan Doa Toba dan Ijab Toba, diikuti pembagian uang sebagai simbol rasa syukur kepada para gadis peserta. Ritual ini diiringi lantunan selawat, menciptakan nuansa religius yang dalam.

La Ruslan, Ketua Panitia sekaligus mantan Kapolsek Fakfak, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah dan partisipasi seluruh pihak.

“Kehadiran Bupati dan tokoh-tokoh daerah adalah bukti nyata komitmen mereka dalam melestarikan budaya Buton di Fakfak,” ujarnya.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga ruang pertemuan antargenerasi untuk menjaga jati diri lokal dalam bingkai kebersamaan.

Semangat warga Kampung Kayu Merah membuktikan bahwa budaya adalah pemersatu bangsa yang harus terus diwariskan.

Dengan ditetapkannya Festival Budaya Buton sebagai agenda tahunan, diharapkan semakin memperkuat identitas budaya Buton sekaligus mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Fakfak. (EM/PR).

Baca Lainnya

Wewowo 2025, Momentum Penguatan Nilai Adat dan Budaya di Fakfak

13 November 2025 - 15:59

Batik Fakfak Siap Mendunia! Bank Papua Beri Dukungan Penuh untuk Karya Anak Daerah

7 November 2025 - 14:53

Disparbud Fakfak Fokus Inventarisasi Cagar Budaya dan Penguatan PPKD Tahun 2025

22 Juli 2025 - 17:17

Panitia Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta Apresiasi Dukungan Hibah dari Pemkab Fakfak

22 Juli 2025 - 16:37

Anak Sekolah Belajar Tradisi Daerah, Ini Cara Unik Disparbud Fakfak Lestarikan Budaya

25 Juni 2025 - 18:54

Trending di Budaya
WhatsApp
error: