Tokoh Pemuda Kaimana Soroti Tingginya Kecelakaan, Minta Peredaran Miras Diperketat

EMBARANMEDIA.COM, KAIMANA – Tokoh pemuda sekaligus putra asli Kabupaten Kaimana, Abdulrahman Werfete, angkat bicara terkait meningkatnya angka kecelakaan kendaraan roda dua di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menilai, tingginya angka kecelakaan lalu lintas—bahkan hingga menelan korban jiwa—harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat.

Menurut Abdulrahman, sebagian besar kasus kecelakaan tidak terlepas dari pengaruh konsumsi minuman keras (miras) oleh pengendara.

“Kita semua prihatin karena kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini cukup tinggi. Banyak kasus hingga memakan korban jiwa disebabkan pengendara yang mengonsumsi miras,” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi DLHP–DP3AP2KB Dorong Pengelolaan Sampah untuk Cegah Stunting di Fakfak

Ia menegaskan, persoalan peredaran miras di Kaimana perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Pengawasan distribusi, kata dia, harus diperketat agar tidak lagi dijual bebas di lingkungan permukiman warga.

“Pemerintah harus mampu mengontrol peredaran miras. Jangan sampai miras dijual bebas di tengah permukiman karena dampaknya sangat merusak, terutama bagi generasi muda,” tegasnya.

Baca Juga :  Dari Adat untuk Ekonomi: Ritual Meri Totora Jaga Pala Fakfak Tetap Unggul

Pria yang akrab disapa Bio itu juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang telah mengesahkan kembali Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian minuman keras. Ia berharap aturan tersebut dapat segera ditegakkan secara konsisten.

“Kami berharap Perda Miras yang telah disahkan bisa segera diterapkan, sehingga peredaran miras di Kaimana benar-benar dapat dikontrol,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menyelamatkan generasi muda asli Kaimana dari dampak negatif konsumsi alkohol berlebihan. Menurutnya, masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari pengaruh miras.

Baca Juga :  Bupati Fakfak Buka Rapat KA-ANDAL Perkebunan Sawit 15.960 Hektare, Tekankan Kolaborasi dan Kepatuhan Aturan

Ia pun mengimbau seluruh pemuda Kaimana agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

“Generasi muda Kaimana harus mampu menjaga diri. Jangan mudah terpengaruh ajakan yang merusak masa depan. Stop miras, mari kita bangun Kaimana bersama,” pungkasnya.

Pewarta: Yon || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: