Program KB di Fakfak Diperkuat, Masyarakat Diberi Pemahaman tentang MKJP

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar kegiatan Sosialisasi Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB) dengan fokus pada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), bertempat di Aula Distrik Pariwari, Jumat (08/05/2026) siang.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Distrik Pariwari, Moh. Imran Rengen. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program keluarga berencana.

Baca Juga :  Ratusan Bantuan Menumpuk di Wagom Utara, Verifikasi Data Jadi Kendala Utama

Menurutnya, kesehatan ibu dan keluarga merupakan hal yang sangat penting karena keluarga yang sehat akan melahirkan generasi yang berkualitas. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para ibu, untuk memahami pentingnya pengaturan jarak kelahiran demi kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Fakfak melalui Bidang KB, Rohaya La Abu Kena, menjelaskan bahwa program MKJP merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga dan menekan risiko kesehatan ibu akibat kehamilan yang terlalu dekat.

Baca Juga :  Komisi II DPRK Fakfak Soroti Pembangunan Dermaga hingga Optimalisasi Program MBG untuk Petani dan Nelayan Lokal

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga jarak kelahiran serta manfaat penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang yang aman dan efektif,” ujarnya.

Kemudian, Materi sosialisasi disampaikan oleh dokter spesialis kandungan, dr. Arini Rafiqoh. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai jenis MKJP seperti implan dan alat kontrasepsi lainnya yang dapat digunakan dalam jangka waktu panjang sesuai kebutuhan pasangan usia subur.

Baca Juga :  Pemkab Fakfak dan Dewan Adat Mbaham-Matta Perkuat Tata Kelola Panen Pala Berbasis Kearifan Lokal

Ia menegaskan bahwa penggunaan kontrasepsi bukan berarti menolak kehadiran anak, melainkan membantu pasangan suami istri dalam merencanakan kehamilan dan menjaga kesehatan ibu.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat dapat lebih memahami manfaat program KB dan ikut mendukung terciptanya keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: