Embaranmedia.com, Fakfak – Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, SE, MM membuka dengan resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi yang Sumber Dana APBN-UPTD BLK Kabupaten Fakfak Tahung Anggaran 2022, Selasa (08/03/2022) Pagi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Fakfak didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kepala BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Fakfak.
Adapun pelatihan yang diselenggarakan yakni, Basic Office-desain grafis muda, plater welder SMAW 3G-UP/PF-Teknisi Sepeda Motor injeksi, tata rias kecantikan-pembuatan roti dan kue, menjahit dengan mesin-teknisi AC Residential dan instalasi listrik bangunan sederhana.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, menyampaikan, penyelenggaraan pelatihan ini, saya menilai sangat baik dalam mendukung Visi Misi kami saat ini yaitu Fakfak Tersenyum dengan menyiapkan ketenagakerjaan yang kompeten, produktif dan berdaya saing dalam rangka memberikan kontribusi sangat besar pada pengembangan ekonomi.
“Pengembangan ekonomi juga harus berbasis pada kebutuhan pasar kerja atau sumberdaya industri yang lebih dinamis dan berkembang serta sesuai dengan keunggulan daerah guna memberikan kontribusi pada pengembangan sektor ekonomi, sehingga pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi dapat dicapai dengan baik,”Ujar Wakil Bupati Fakfak, Mama Yohana Dina Hindom.

Sambungnya, kami juga berharap kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terhadap pengelolaan Balai Latihan Kerja saat ini perlu diperbanyak pelatihan terhadap kejuruan profesi sesuai kebutuhan kita di daerah terhadap kelompok masyarakat rentan yakni Keluarga ekonomi dibawah, adik-adik yang putus sekolah, Singelparent dan lainnya.
“Sehingga dimasa depan BLK selain menjadi tempat pengembangan keterampilan juga mampu berperan sebagai pusat pengembangan kewirausahawan, BLK juga diharapkan dapat menciptakan peluang kerja yang lebih luas,”Pinta Wakil Bupati Yohana Hindom.
Wakil Bupati, Yohana Dina Hindom juga berpesan bahwa, kita masih menghadapi Pandemi Covid-19, walaupun sesuai data yang saya terima yakni bulan lalu Kabupaten Fakfak sempat menjadi yang tertinggi di Provinsi Papua Barat.
“Alhamdulillah, puji syukur, saat ini perkembangan Covid-19 di Fakfak sudah mulai turun jauh dikisaran 49 Orang baik yang positif maupun yang menjalankan isolasi mandiri, marilah kita tetap patuh dan menerapkan Protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun kita berada,”Pungkasnya. (EM/AZT)







