Menu

Mode Gelap
Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat Safari Ramadhan Ortis F. Sagrim: Santuni Anak Yatim dan Santri, Pesan Solidaritas Menggema di Papua Barat Daya Dorong Optimalisasi Layanan, Kanwil BPN Papua Barat Monitoring Program PTSL di Fakfak

Budaya

Pembukaan Musda Ke-1 GPK Fakfak Berjalan Dengan Hikmah Dan Lancar

badge-check


					Foto : embaranmedia.com Sabtu (08/08/20) Pagi Perbesar

Foto : embaranmedia.com Sabtu (08/08/20) Pagi

Fakfak – Pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-1 Gerakan Pemuda Kei (GPK) Kabupaten Fakfak dibuka resmi oleh Wakil Bupati Fakfak Ir.Abraham Sopaheluwakan, M.Si berjalan hikmah dengan memengikuti protokol kesehatan Covid-19. Musda pertama ini bertempat di Gor Krapangit Gewab jl.Cendrawasih Fakfak Utara Kabupaten Fakfak Papua Barat (Sabtu, 8 Agustus 2020), yang dihadiri langsung Wakil Bupati Fakfak, Anggota DPRD, Raja Fatagar Ahmad Heru Uswanas, ketua SC GPK Slamet Efruan, OKP & OKPI, Tetua adat, dan peserta musda.

Wakil Bupati Fakfak Ir.Abraham Sopaheluwakan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan “kalau kita sudah datang merantau ke Fakfak tentu harus kita menjaga nilai-nilai dan simbol kota fakfak Satu Tungku Tiga Batu, terima kasih juga buat para Raja-Raja yang ada di Kabupaten Fakfak telah mengangkat kita semua sebagai keluarga. Terkait dengan Musda pertama GPK agar tetap dibawah naungan kerukunan dia berbeda dengan OKP/OKPI yang lainnya. Dibawah kerukunan harus menghormati kerukunan dan menjaga marwah kerukanan Gerakan Pemuda Kei, Semangat tetap dijaga dan menghormati adat/ budaya fakfak serta membangun silahturahmi antar kerukanan, “ujar Wakil Bupati Fakfak.

Selain itu sambung, Ketua sementara Gerakan Pemuda Kei (GPK) Martinus Forwawan mengatakan pada saat sambutannya bahwa “awal mula berdirinya GPK ketika saya bersama beberapa teman melihat kita ini masyarakat kei banyak di Kabupaten Fakfak di setia kelurahan bahkan setiap RT orang Kei ada. Tepatnya tanggal 22 Februari 2020 setiap malam minggu kami silaturahmi ke Saudara-saudari kita orang kei di Rt-Rt, dari situlah awal terbentuknya Gerakan Pemuda Kei (GPK) Fakfak, “jelas Martinus Forwawan.

Lanjut Martinus, “kami GPK ikut semboyan orang tetua dolo-dolo Ain Na Ain artinya satu untuk satu, jadi kita bukan hanya Kristen, bukan hanya Islam, kami ini keluarga Islam itu Kristen & Kristen itu Islam jadi kami itu satu. Saya sampaikan bahwa hadirnya GPK bukan ajang momen politik tetapi kami ini benar-benar hadir dari hati nurani Anak Muda Kei, Hak memilih adalah hak warga negara secara individu tetapi secara organisasi saya tegaskan kami tidak ada sangkutpaut dengan moment politik Pilkada Fakfak 2020, “tegasnya”. (JS)

Baca Lainnya

Wewowo 2025, Momentum Penguatan Nilai Adat dan Budaya di Fakfak

13 November 2025 - 15:59

Batik Fakfak Siap Mendunia! Bank Papua Beri Dukungan Penuh untuk Karya Anak Daerah

7 November 2025 - 14:53

Disparbud Fakfak Fokus Inventarisasi Cagar Budaya dan Penguatan PPKD Tahun 2025

22 Juli 2025 - 17:17

Panitia Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta Apresiasi Dukungan Hibah dari Pemkab Fakfak

22 Juli 2025 - 16:37

Anak Sekolah Belajar Tradisi Daerah, Ini Cara Unik Disparbud Fakfak Lestarikan Budaya

25 Juni 2025 - 18:54

Trending di Budaya
WhatsApp
error: