Kepala BKPM.RI Bahlil Lahadalia Gelar Konferensi Pers Virtual Realisasi Investasi Triwulan IV 2020

Embaranmedia.com, Jakarta – Kepala BKPM.RI Bahlil Lahadalia melakukan Konfrensi Pers Virtual tentang Realisasi Investasi Triwulan IV 2020 di Pusat Komando Operasi & Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) BKPM.

“Kami berhasil membukukan pencapaian target realisasi investasi sepanjang tahun 2020 (Januari-Desember) hingga 101,1% senilai Rp826,3 triliun. Nilai ini telah melampaui target investasi 2020 sebesar Rp817,2 triliun, “Kata Bahlil Lahadalia.

Baca Juga :  Pemda Fakfak Inspeksi Pedagang Pala, Pastikan Kenaikan Harga Dirasakan Petani

Lanjutnya, Kepada BKPM Bahlil Lahadalia juga mengatakan, “Alhamdulillah, atas kerja keras teman-teman BKPM, Kementerian/Lembaga terkait, dan jajaran DPMPTSP di seluruh Indonesia target investasi dapat tercapai. Ada kenaikan sekitar 9 triliun. Kita lihat di sini, PMDN berkontribusi lebih besar dibandingkan PMA. Nilai PMDN sebesar Rp413,5 triliun (50,1%), sedangkan PMA sebesar Rp412,8 triliun (49,9%). Jumlah Tenaga Kerja Indonesia yang terserap mencapai 1.156.361 orang dengan total 153.349 proyek investasi, “paparnya.

Baca Juga :  ASN LPP RRI Fakfak Diingatkan Tingkatkan Disiplin, Pelanggaran Akan Ditindak Sesuai Aturan

Bahlil juga mengatakan Di era pandemi COVID-19, peran PMDN sangat luar biasa sebagai benteng pertahanan realisasi investasi. Jadi BKPM tidak hanya urus investor asing saja. Lima tahun terakhir investasi kita sudah mulai berimbang antara PMA dengan PMDN.

“Tahun 2020 telah kita lalui dengan berat di tengah situasi pandemi Covid-19. Tahun 2021 ini, kita masih menghadapi berbagai tantangan, namun kita harus tetap optimis dan yakin dapat melaluinya. Apalagi dengan sudah adanya program vaksinasi nasional dan implementasi UU Cipta Kerja. Kita harap dapat meningkatkan realisasi investasi 2021 menjadi lebih baik lagi,”pungkasnya.

Baca Juga :  Bank Papua Cabang Fakfak Gelar Upacara HUT ke-60, Hidayat Saununu Ajak Pegawai Siap Hadapi Tantangan 2026

Sumber : Halaman Resmi Facebook @Bahlil Lahadalia.

Tutup
error: