Menu

Mode Gelap
Satu Tahun Kepemimpinan Samaun–Donatus di Fakfak, Akademisi Beri Catatan dan Harapan Pertanahan Fakfak Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi dan Sertifikat Elektronik Rekrutmen Polri 2026 Disosialisasikan di SMAN 1 Fakfak, Siswa Didorong Persiapkan Diri Pelajar Keluyuran Saat Jam Belajar Bakal Dirazia! Satpol PP Fakfak Teken MoU dengan Disdikpora Apel Gabungan HUT Damkar dan Satpol PP di Fakfak, Satpol PP Bentuk Unit Reaksi Cepat Pertanahan Fakfak Jalankan Program Strategis Nasional 2026: Fokus PTSL dan Redistribusi Tanah

Ekonomi

Bappeda dan Litbang: Kunci Gempar Emas Harus Adanya Kolaboratif Pemerintah dan Masyarakat Kedepankan Proses Pemberdayaan

badge-check


					Bappeda dan Litbang: Kunci Gempar Emas Harus Adanya Kolaboratif Pemerintah dan Masyarakat Kedepankan Proses Pemberdayaan Perbesar

Embaranmedia.com, Fakfak – Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen, SH, M.Si melalui Kepala Bidang Insfratruktur & Pengembangan Wilayah, Widi Asmoro, ST, MT memaparkan kebijakan strategis daerah Fakfak Tersenyum yaitu Gerakan Membangun Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat Fakfak Sejahtera (Gempar Emas) dengan kuncinya harus adanya partisipatif dan kolaboratif Pemerintah dan Masyarakat dengan mengedepankan proses pemberdayaan atau empowering.

“Kita tau ada sebuah konsep besar yaitu Gempar Emas, (Gerakan Membangun Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat Fakfak Sejahtera), kuncinya adalah pemberdayaan. Apa artinya sebuah pariwisata dan pembangunan kalau tidak memiliki pemberdayaan bagi masyarakat lokal,”Ucap Widi pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Ruang Laut Pulau Tubir Seram, yang bertempat di ruang rapat Kantor Bappeda dan Litbang, Kamis (29/09/2022) Kemarin.

Lanjutnya, prinsip dalam proses pembangunan pariwisata hari ini yaitu membangun tempat wisata dan menghadirkan orang datang ke tempat-tempat wisata dan memberikan kontribusi.

“Jadi kita dengan kita dulu, itu yang terpenting dan kalau kita dengan kita sudah memiliki persepsi yang sama maka menuju ke go internasional sangat mudah sekali. Tetapi harus sudah mempunyai planing kedepan jangka panjang tentang pariwisata,”Ujar Widi.

Pada intinya, sambung Widi, bicara pariwisata terpenting berangkat dari kita sendiri dulu dengan kesepakatan, satu persepsi untuk bisa membangun nilai lokal pariwisata.

“Kita harus siapkan penguatan pemberdayaan kualitas dan kapasitas masyarakat itu yang paling penting. Jadi dalam Gempar Emas ini sepakat bahwa keinginan Bapak Bupati untuk kita mendorong atau membuka ekonomi mulai dengan tematiknya adalah pariwisata. Misalnya wisatawan datang ke toran dan tinggal lama di kampung harus ada sesuatu yang dibeli, itu yang terpenting,”Pungkasnya. (EM/AZT)

Baca Lainnya

Daya Beli Masyarakat Dinilai Menurun, Pedagang Es Cincau dan Gorengan Tetap Bersyukur

3 Maret 2026 - 08:55

Kabar Baik untuk UMKM Fakfak, BRI Siap Dukung dan Dampingi Pelaku Usaha

25 Februari 2026 - 11:14

Berfoto Sambil Belajar Sejarah: Ikon Selfie Buah Pala Tomandin di Fakfak

10 Februari 2026 - 08:48

Sinergi Kampung dan Dinas Perkebunan: Pala Fakfak Jadi Andalan Ekonomi Kampung Sisir

17 Juli 2025 - 18:34

Berdayakan Warga Pesisir Fakfak, Karim Kramandondo Bangun Usaha Kepiting Bakau di Tanah Papua

10 Juli 2025 - 16:21

Trending di Ekonomi
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY