Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Opini

Ramadhan Adalah Bulan Kepedulian Sosial

badge-check


					Ramadhan Adalah Bulan Kepedulian Sosial Perbesar

Oleh: KH. Hi Drs. Mustaghfirin, M.Si

Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, bulan dengan penuh kemulyaan dan berkah. Setiap tahun umat islam wajib melaksanakan ibadah puasa. Ibadah puasa yang dilakukan kaum bukan sekedar rutinitas amal wajib tahunan, tetapi harus memiliki makna. Diantara salah satu makna yang dapat dijadikan pelajaran adalah Ramadhan mengajarkan tentang kepedulian sosial yang tinggi.

Dengan berpuasa, pada prinsipnya kita sedang berempati terhadap kelaparan. Betapa lapar itu tidak enak dan lapar itu suatu kondisi yang tidak menyenangkan. Lapar itu simbul dari kemiskinan dan kelaparan.

Nabi dalam sabdanya menegaskan bahwa kemiskinan itu memiliki potensi untuk melakukan tindaj kejahatan. Oleh karena itu siapa yang berpuasa dengan cara yang benar akan memiliki kepedulian sosial yang tinggi yang realisasinya berbentuk penunaian zakat fitrah dan sedejah.

Juga Nabi menegaskan dalam hafits yang lain , bukan menjafi seorang mukmin yang sempurna apabila dirinya kenyang sementara tetangganya dalam keadaan lapar.

Ibadah puasa seseorang baru dikatakan sempurna manakala akhir puasanya di bulan ramadlan diikuti oleh penunaian zakat fitrah yaitu memberikan 2.5 kg beras kepada yang berhak menerimanya yakni fakir miskin. Penunaian zakat fitrah itulah yang disebut kepedulian sosial. (**)

Baca Lainnya

Satu Tahun Kepemimpinan Samaun–Donatus di Fakfak, Akademisi Beri Catatan dan Harapan

5 Maret 2026 - 15:52

Seragam Gratis dan Tantangan Mutu Pendidikan di Fakfak

27 Februari 2026 - 07:11

Akademisi Marthen Pentury Kritik Pengelolaan Air Bersih di Fakfak: 29 Tahun Tak Tuntas, Warga Masih Trauma

20 Februari 2026 - 15:07

TikTok, Media, dan Pengendalian Cara Berpikir Manusia

14 Januari 2026 - 12:16

Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

6 Januari 2026 - 13:34

Trending di Opini
WhatsApp
error: