Tinjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Wapres Ma’ruf Amin Dukung Peningkatan Ekspor Melalui Pala

- Jurnalis

Kamis, 13 Juli 2023 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, FAKFAK – Pengembangan komoditas unggulan lada, cengkeh, dan pala termasuk ke dalam Proyek Prioritas Nasional dalam RPJMN 2020-2024 khususnya di Provinsi Papua Barat. Pemerintah daerah Papua Barat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Britania Raya di Jakarta dan U. S. Agency for International Development (USAID) di Indonesia dalam melakukan kolaborasi melalui proyek The Green Economic Growth (GEG) for Papua. Program ini telah berjalan dari tahun 2017.

Usai mendarat di Bandar Udara Torea Fakfak Papua Barat, Wapres bergegas meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Kecamatan Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (13/07/2023).

Tiba di Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Wapres disambut oleh Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala dan Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin.

Selanjutnya Wapres berkeliling melihat secara langsung proses produksi pengolahan pala tomandin yang sedang dilakukan oleh para pekerja, hingga hasil akhir dari pengolahan kekayaan rempah yang tumbuh dan menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak ini.

Wapres Ma’ruf Amin sangat mengapresiasi proses pengolahan pala yang dilakukan secara modern sehingga mampu menghasilkan hasil produk yang berkualitas.

Selain itu, rumah produksi pala tomandin yang berada di bawah Papua Global Spice ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris dalam pengadaan alat pengeringan sehingga mampu mempercepat proses produksi pala dan memperbesar potensi ekspor.

“Harapannya, model seperti ini bisa dikembangkan lagi, supaya dikelola dengan cara yang baik, maka diharapkan ada semacam pengelolaan seperti ini, sehingga ekspor kita besar,”Ujar Wapres kepada awak media saat konferensi pers usai meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak.

“Di tempat ini pengolahan pala sudah dilakukan secara lebih modern dan menghasilkan lebih berkualitas,” tambah Wapres KH. Hi. Ma’ruf Amin.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menerangkan tumbuhan pala yang dapat dimanfaatkan di seluruh bagiannya.

“Ternyata pala itu semuanya tidak ada yang terbuang. Tadi saya lihat ada bunga palanya, ada biji palanya, ada batok biji palanya juga diekspor,” ujar Wapres.

“Kulitnya itu buat parfum, buat manisan, jadi nggak ada yang dibuang,” imbuh Wapres.

Lebih jauh, karena potensinya yang terbukti cukup tinggi, Wapres menyebutkan sangat mungkin untuk memperbesar produksi pala untuk meningkatkan ekspor.

“Saya dengan pihak terkait nanti akan bicarakan bagaimana mengembangkan proses pengolahan pala di Fakfak ini supaya ekspornya lebih besar lagi,” tutupnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama juga Bupati Fakfak Untung Tamsil menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama para pemangku kepentingan sedang berupaya meningkatkan lahan penanaman pala sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi tahunan.

“Kita kalau produksinya 18.000 ton per tahun, dari 16.000 hektar. Sementara ini, kita lagi memprogramkan untuk menanam lagi. Jadi, lahan-lahan yang tidur, yang kosong kita lagi mendorong,”Jelas Bupati Untung Tamsil yang juga merupakan kader Nahdhatul Ulama (NU).

Sebagai informasi, pala memiliki nilai ekonomis yang terletak pada bijinya yang dapat diolah menjadi minyak pala. Daging pada buah pala juga sangat penting karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat diolah menjadi bahan baku turunan, seperti pembuatan manisan, sirup, dan juga selai.

Turut mendampingi Wapres dalam keterangannya Pj. Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin, Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (EM/ZT)

Berita Terkait

Musim Buah-buahan di Fakfak, Isramid Day Minta Dinas Terkait Jamin Tersedia Transaksi Pasar Yang Jelas
3 Buah-buahan Ini Terpopuler Sepanjang Tahun di Fakfak, Para Pedagang Ungkap Harapannya ke Pemerintah
Budidaya Tembakau Kampung Nembukteb, Pemkab Fakfak Optimis bisa Jadikan Kampung Produksi Tembakau Negeri
Bupati Untung Tamsil Resmikan Tambatan Perahu di Kampung Kapaurtutin Fakfak
Bupati Fakfak Tinjau Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Bomberay, Progres Mencapai 90 persen
Pabrik Pupuk Fakfak Mulai Dibangun, Presiden Jokowi: Pembangunan Industri Tegakkan Kedaulatan Pangan
Wabup Orideko Sebut Buah Pala Merupakan Salah Satu Komoditas Yang Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi
Beberkan Progres PSN, Airlangga Hartarto: Hingga Oktober Rampung 170 PSN
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 08:15 WIB

Musim Buah-buahan di Fakfak, Isramid Day Minta Dinas Terkait Jamin Tersedia Transaksi Pasar Yang Jelas

Rabu, 17 April 2024 - 15:01 WIB

3 Buah-buahan Ini Terpopuler Sepanjang Tahun di Fakfak, Para Pedagang Ungkap Harapannya ke Pemerintah

Sabtu, 6 Januari 2024 - 12:20 WIB

Budidaya Tembakau Kampung Nembukteb, Pemkab Fakfak Optimis bisa Jadikan Kampung Produksi Tembakau Negeri

Minggu, 3 Desember 2023 - 12:49 WIB

Bupati Untung Tamsil Resmikan Tambatan Perahu di Kampung Kapaurtutin Fakfak

Kamis, 30 November 2023 - 07:40 WIB

Bupati Fakfak Tinjau Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Bomberay, Progres Mencapai 90 persen

Jumat, 24 November 2023 - 06:30 WIB

Pabrik Pupuk Fakfak Mulai Dibangun, Presiden Jokowi: Pembangunan Industri Tegakkan Kedaulatan Pangan

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 12:18 WIB

Wabup Orideko Sebut Buah Pala Merupakan Salah Satu Komoditas Yang Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 11:42 WIB

Beberkan Progres PSN, Airlangga Hartarto: Hingga Oktober Rampung 170 PSN

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Selasa, 18 Jun 2024 - 22:04 WIB

error: