EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Muhammad Ilham Nurdin, S.TP., M.Si., menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah jabatan secara profesional dan penuh tanggung jawab usai resmi dilantik secara definitif oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan.
Dalam wawancara bersama wartawan Embaranmedia.com, Muhammad Ilham Nurdin menyampaikan bahwa proses pelantikan yang ia jalani telah melalui berbagai tahapan dan mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menilai jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai keyakinan masing-masing.
“Jabatan ini adalah amanah. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada publik, tetapi juga kepada Tuhan. Karena itu harus dijalankan dengan kerja nyata dan penuh integritas,” ujarnya.
Fokus 2026: Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
Ilham menegaskan, pada tahun 2026, Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak akan memprioritaskan sejumlah program strategis, terutama pelestarian budaya di kawasan Teluk Brau, wilayah Kokas, dan sekitarnya.
Selain itu, promosi destinasi wisata, pengembangan adat dan budaya lokal, serta penguatan kelompok ekonomi kreatif menjadi agenda penting yang akan didorong secara maksimal. Menurutnya, potensi wisata dan budaya di Fakfak sangat besar dan perlu dikelola secara terarah agar mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Produk-produk ekonomi kreatif harus kita dorong agar mampu bersaing. Pariwisata bukan hanya soal kunjungan, tetapi bagaimana memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal,” jelasnya.
Tekankan Sinergi dan Penguatan Tim
Dalam menjalankan program, Ilham Nurdin menekankan pentingnya kerja tim yang solid serta sinergi antarpegawai di lingkungan dinas maupun antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut dinilai krusial untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah tahun 2026.
Ia juga mengakui bahwa tantangan dalam pengembangan sektor pariwisata tentu tidak sedikit. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya di dinas yang sama, pihaknya telah menginventarisasi berbagai kendala dan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasinya.
Menurut Ilham, peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi internal, menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang adaptif dan progresif.
Harapan untuk Pariwisata Fakfak
Di akhir pernyataannya, Ilham Nurdin berharap Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak dapat terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, semakin terpacu dalam mengembangkan destinasi wisata unggulan, melestarikan kebudayaan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sesuai potensi yang dimiliki daerah.
“Kita ingin pariwisata Fakfak tumbuh berkelanjutan, budaya tetap lestari, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” pungkasnya.
Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia







