EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Komandan Korem 182/Jazira Onim Kolonel Inf. Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han, menegaskan bahwa status kesiapsiagaan militer yang sempat berada pada level Siaga 1 merupakan hal yang rutin dilakukan oleh TNI sebagai bentuk kesiapan dalam menjaga keamanan negara.
Hal tersebut disampaikannya saat wawancara bersama wartawan EmbaranMedia.com di Fakfak usai buka puasa bersama di gedung serba guna Korem 182/Jazira Onim, Jumat (13/03/2026).
Menurut Danrem, kesiapsiagaan personel maupun alat utama sistem senjata merupakan bentuk tanggung jawab tertinggi TNI kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa operasional TNI dibiayai oleh negara melalui pajak masyarakat, sehingga kesiapan penuh menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional.
Lanjutnya, status Siaga 1 saat ini telah diturunkan menjadi Siaga 3 untuk wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sementara itu, wilayah Papua masih berada pada level Siaga 1 sebagai langkah antisipasi dalam menjaga kondusifitas keamanan di daerah tersebut.
Danrem mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir dengan situasi keamanan saat ini. Menurutnya, aparat keamanan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi.
Selain itu, ia juga menanggapi isu terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Ia menyebutkan bahwa dua kapal tanker yang sebelumnya tertahan telah berhasil melewati Selat Hormuz sehingga pasokan BBM menuju Indonesia dipastikan dalam kondisi aman.
Ia berharap dinamika global yang terjadi di kawasan Timur Tengah dapat segera berakhir agar stabilitas ekonomi dunia kembali pulih dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Danrem juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri nanti. Ia menilai berbagai isu yang sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat kini telah terjawab dengan baik.
Danrem Kolonel Inf. Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han menekankan pentingnya menjaga situasi yang kondusif di daerah, khususnya di wilayah Fakfak, dengan saling bekerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.
Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia







