Tinta Demokrasi di Tahun 2024

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muhamad Ali Rumadaul (Sekertaris HMI Cabang Fakfak)

Embaranmedia.com, FAKFAK – Tahun 2024 yang di Nantikan kita Hadir di tengah-tengah Kita. Dimana tahun ini akan menjadi sebuah Catatan Sejarah yang akan terlampir dalam Sejarah Peradaban Bangsa Indonesia, selain itu, 2024 merupakan Titik awal dimulainya sebuah Kompetisi besar-besaran yang melibatkan seluruh Lapisan Masyarakat, dari Pusat sampai Daerah Untuk menentukan nasib bangsa ini Kedepan.

Sebagai Generasi Muda Bangsa, Momentum ini merupakan Sebuah Tamparan keras serta menjadi Sebuah Tuntutan yang Mengharuskan kita untuk sadar bahwa Betapa Pentingnya Partisipasi Kita dalam Kontestasi ini.

Terlebih lagi, bagaimana kesiapan Kita sebagai Generasi Mudah bangsa untuk meraih Indonesia Emas pada 2045 nanti.
Sehingga, sangat disayangkan jika kita enggan mengambil bagian dari Kontestasi ini dengan alasan yang bermacam-macam termasuk kata ” Politik itu Kolot & politik itu Kotor. Pikiran dan Pemahaman seperti inilah yang perlu kita Benahi bersama karena bagaimanapun juga ” Kontestasi Politik ” sangat berpengaruh pada Lingkungan sekitar kita. ” elo suka apa gak, elo akan ngerasain dampaknya juga “.

Oleh karena itu, Kesadaran sebagai bagian dari warga Negara perlu ditingkatkan dan kesadaran sebagai Penerus Estafet Bangsa Perlu di Optimalkan pada diri masing-masing.
Kontestasi 2024 bukan tentang Siapa yang Menang & Siapa yang Kalah
Tapi tentang siapa yang mampu meneruskan Titah Perjuangan para Pendahulu yang di sebutkan oleh sang Proklamator sebagai Istilah ” Jas Merah ” Jangan Sekali-kali melupakan Sejarah, karena Bangsa yang besar adalah Bangsa yang Menghargai Jasa para Pahlawannya.

Maka dengan Demikian, peran serta Partisipasi Pemuda dalam Kontestasi pada 2024 ini merupakan Puncak kesadaran yang wajib dijunjung Tinggi oleh pemuda sebagai ” Agent Of Social Control ” yang mampu memberikan Contoh yang Baik untuk segenap Lapisan Masyarakat.

Karena Baik dan Buruknya Bangsa ini Kedepan Tergantung Langkah yang di Ambil oleh Pemudanya Saat ini. (**)

Berita Terkait

Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Pembangunan Melejit, Ekonomi Makin Sulit
Pemilu Serentak, Hajatan Boros Dalam Sistem Keropos
Refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 Tahun
Kasus HIV Meningkat, Buah Penerapan System Sekuler
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, Umumkan Pengakuan Atas Kemerdekaan Indonesia
Atasi Stunting, Tak Cukup dengan Kampanye Gemar Makan Ikan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 20:59 WIB

Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah

Senin, 1 April 2024 - 12:03 WIB

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:05 WIB

Pembangunan Melejit, Ekonomi Makin Sulit

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:10 WIB

Pemilu Serentak, Hajatan Boros Dalam Sistem Keropos

Selasa, 2 Januari 2024 - 08:39 WIB

Tinta Demokrasi di Tahun 2024

Berita Terbaru

error: