Wagub Papua Barat Daya Promosikan Surga Wisata Raja Ampat ke Kedubes AS

EMBARANMEDIA.COM, KOTA SORONG – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, memanfaatkan momentum audiensi bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk memperkenalkan potensi besar daerahnya, khususnya di sektor pariwisata, investasi, dan pembangunan.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur pada Selasa (28/4) itu menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas antara Papua Barat Daya dan Amerika Serikat.

Dalam audiensi tersebut, selain membahas program pendidikan, Ahmad Nausrau juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan dukungan investor asing, terutama untuk mempercepat pembangunan provinsi yang masih tergolong baru tersebut.

Beberapa prioritas yang disampaikan antara lain pengembangan destinasi wisata Raja Ampat agar semakin kompetitif di tingkat global, pembangunan kantor gubernur sebagai penguatan kelembagaan pemerintahan, serta peningkatan infrastruktur pendukung pelayanan publik.

Baca Juga :  Humanis dan Penuh Pesan Moral, Dandim Fakfak Ingatkan Prajurit Jaga Keluarga dan Persatuan

Pada kesempatan itu, Ahmad Nausrau secara langsung memperkenalkan Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia sekaligus ikon utama Papua Barat Daya. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut memiliki kekayaan alam luar biasa, mulai dari keindahan bawah laut hingga gugusan pulau eksotis yang telah diakui dunia internasional.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan aksesibilitas menuju Raja Ampat, baik melalui jalur laut maupun udara, termasuk mendorong penguatan konektivitas penerbangan internasional.

“Raja Ampat bukan hanya kebanggaan Papua Barat Daya, tetapi juga aset dunia yang harus dijaga dan dikembangkan. Kami berharap semakin banyak wisatawan dan investor asing yang datang serta berkontribusi di daerah ini,” ujar Ahmad Nausrau.

Baca Juga :  Wagub Ahmad Nausrau Turun Langsung! Pengelolaan Dana Otsus Papua Barat Daya Diawasi Ketat

Dalam diskusi mengenai investasi, Wakil Gubernur juga menanyakan peluang menghadirkan investor asal Amerika Serikat ke Papua Barat Daya.

Menanggapi hal tersebut, Diplomat Urusan Politik Kedutaan Besar AS, Jeremy Murray, menyampaikan bahwa kedua pihak dapat terus memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi, termasuk membuka peluang kerja sama melalui jaringan bisnis seperti US Business Council yang menaungi berbagai pelaku usaha dan investor.

Ia juga membuka peluang komunikasi lanjutan melalui surat elektronik untuk membahas kerja sama bisnis dan investasi di masa mendatang.

Baca Juga :  PTSL 2026 di Fakfak Disesuaikan Jadi 150 Bidang, Fokus Lindungi Tanah Warga Perbatasan

Menjawab pertanyaan terkait tantangan pembangunan daerah otonomi baru, Ahmad Nausrau menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyediaan fasilitas publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta efisiensi anggaran guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Menurutnya, Papua Barat Daya membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk mitra internasional, agar percepatan pembangunan dapat berjalan optimal.

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti peluang kerja sama di bidang pendidikan, investasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pariwisata sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan Papua Barat Daya dan Amerika Serikat.

Pewarta: SP || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: